Jalankan aplikasi, VM, dan database
di perangkat keras milik Anda sendiri.
Kumo adalah control plane self-hosted untuk aplikasi, virtual machine, database, dan pipeline CI. Arahkan ke server yang Anda kendalikan, isi formulir, dapatkan workload produksi. Tanpa API proprietary.
Apa saja di dalamnya
Satu dashboard untuk komputasi, ingress, data, dan pipeline. Semua plumbing sudah tersambung agar Anda fokus merilis.
Aplikasi siap pakai
Pilih image, pilih port, klik deploy. Katalog kecil berisi workload umum (Grafana, n8n, MinIO, WordPress, Plane, dan lainnya) terpasang dalam satu klik.
Container dan VM sekaligus
Jalankan workload container atau virtual machine penuh (Ubuntu, Debian, Rocky, Alma) dari tempat yang sama. Snapshot, backup, dan resize sudah bawaan.
Database terkelola
PostgreSQL, MySQL, MariaDB, MongoDB. Kredensial dibuat otomatis, opsi read replica, metrik cukup dengan satu toggle.
Build berbasis GitHub
Push ke sebuah branch, Kumo membangun image dan mengirimkannya ke GHCR atau registry privat Anda. Aturan auto-deploy mencakup tiap environment.
Domain kustom, TLS otomatis
Arahkan domain ke sebuah workload. Routing beberapa port lewat satu host. HTTPS ditangani oleh edge proxy. Tanpa certbot, tanpa edit konfigurasi nginx.
Penyimpanan bersama
Bucket berbasis CephFS, bisa di-mount ke workload mana pun. Tanpa object store eksternal yang perlu disambungkan.
Toggle observability
Forwarding Prometheus dan Loki cukup berupa checkbox, bukan file konfigurasi. Nyalakan untuk metrik, matikan untuk hemat sumber daya.
Secret terenkripsi saat tersimpan
Env var yang ditandai secret dienkripsi dengan Fernet sebelum masuk ke Postgres. Audit log otomatis menyamarkannya.
Workspace dan peran
Izin terbatas per workspace yang bisa Anda atur. Undang rekan tim, beri peran, cabut dalam satu klik.
Dari server kosong ke produksi dalam tiga langkah
Tidak ada SPA yang perlu dipelajari, tidak ada labirin IAM. Bawa server milik Anda dan Kumo mengurus sisanya — virtualisasi dan routing open-source di balik layar, tidak ada yang proprietary untuk mengunci Anda.
Arahkan Kumo ke server Anda
Bawa server yang Anda kendalikan — bare metal atau VPS dengan Ubuntu, Debian, Rocky, atau Alma. Kumo memasang control plane dan mengambil alih dari sana.
Pilih yang ingin dijalankan
Pilih aplikasi, VM, atau database dari katalog. Tentukan port dan domain, klik Create. TLS, routing, dan kredensial diurus untuk Anda.
Rilis dan pantau
Push ke GitHub untuk build ulang, nyalakan metrik dan log saat dibutuhkan, dan undang tim Anda dengan peran terbatas.
Kumo vs. cloud publik
Hasil yang sama: aplikasi di domain kustom, dengan metrik, log, dan database di belakangnya. Bedanya adalah siapa yang memegang tagihan dan servernya.
Cloud publik (AWS, GCP, Azure)
- Tagihan bulanan
- Berubah-ubah. Egress, NAT, jam balancer semuanya termeter.
- Vendor lock-in
- Tinggi. API proprietary di seluruh stack.
- Residensi data
- Di region mereka.
- Waktu ke deploy pertama
- Berhari-hari. IAM, VPC, RDS, load balancer dulu.
- 1 DB kecil + 2 VM / bulan
- Sekitar $80 hingga $200.
- Ubah pengaturan saat bepergian
- Konsol dengan 14 tab bertingkat.
Kumo di perangkat keras Anda sendiri
- Tagihan bulanan
- Tetap. Perangkat keras Anda ditambah listrik.
- Vendor lock-in
- Tidak ada. Virtualisasi dan routing open-source di baliknya.
- Residensi data
- Di mana pun server itu berada.
- Waktu ke deploy pertama
- Hitungan menit. Pilih image, klik Create.
- 1 DB kecil + 2 VM / bulan
- $0 tambahan di server yang sudah Anda miliki.
- Ubah pengaturan saat bepergian
- Beberapa tab, redeploy dalam hitungan detik.
Lihat Kumo berjalan di perangkat keras sungguhan
Jadwalkan walkthrough 20 menit. Kami akan menunjukkan workload sejenis milik Anda secara langsung di server yang benar-benar akan Anda jalankan, dan menjawab pertanyaan "seberapa sulit menyiapkannya?" secara langsung — tanpa tagihan kejutan di akhir.
Jadwalkan demo