Set up a meeting
ARTICLE

VPS vs Dedicated Server: Panduan Memilih Server yang Tepat

Bingung pilih VPS atau Dedicated Server? Panduan lengkap perbandingan keduanya - dari harga, performa, hingga kapan sebaiknya menggunakan masing-masing.

18 September 2025
VPS vs Dedicated Server: Panduan Memilih Server yang Tepat

VPS atau Dedicated Server?

Pertanyaan ini sering muncul ketika kamu mulai serius membangun project digital - entah itu website, aplikasi, atau sistem untuk bisnis.

Jawaban singkatnya: tergantung kebutuhan dan budget.

Tapi mari kita bahas lebih dalam supaya kamu bisa memilih dengan yakin.


Memahami Perbedaan Dasarnya

VPS (Virtual Private Server)

VPS adalah server virtual yang berjalan di atas server fisik bersama pengguna lain. Masing-masing VPS terisolasi dan punya resource sendiri (CPU, RAM, storage).

Analoginya: Seperti tinggal di apartemen. Kamu punya unit sendiri dengan privasi, tapi masih berbagi gedung dengan penghuni lain.

Dedicated Server (Baremetal)

Dedicated server adalah server fisik yang 100% milikmu. Semua hardware - CPU, RAM, storage, network - hanya digunakan oleh kamu seorang.

Analoginya: Seperti punya rumah sendiri. Semua ruangan milikmu, bebas mau diapakan.


Perbandingan Langsung

AspekVPSDedicated Server
ResourceVirtual, berbagi hardwareFisik, 100% eksklusif
PerformaStabil untuk beban normalMaksimal untuk beban berat
HargaLebih terjangkauLebih mahal
Setup TimeInstan (menit)7-14 hari
SkalabilitasMudah upgradePerlu koordinasi
KontrolRoot accessFull hardware access
Cocok untukWebsite, app, developmentAI/ML, big data, enterprise

Kapan Pilih VPS?

VPS adalah pilihan tepat jika kamu:

1. Baru Memulai Project

  • Website atau blog
  • Aplikasi dengan traffic rendah-sedang
  • Environment development dan testing

2. Budget Terbatas

  • Ingin server sendiri tanpa biaya besar
  • Perlu resource yang bisa di-scale sesuai kebutuhan

3. Butuh Kemudahan

  • Setup cepat tanpa menunggu
  • Akses via web terminal langsung dari browser
  • Tidak mau ribet konfigurasi hardware

VPS di Dalang.io

FiturKeterangan
AksesWeb terminal langsung dari dashboard
DomainSubdomain gratis (nama.svc.dalang.io) di port 80
Custom DomainTersedia sebagai fitur tambahan
SpesifikasiPilih sendiri CPU, RAM, dan storage
PembayaranPilih kontrak 1-12 bulan, bayar langsung

Catatan: VPS Dalang.io menggunakan shared IP. Untuk akses SSH dari luar, bisa menggunakan tunnel tools (Tailscale, ZeroTier) atau membeli addon IP publik.

Buat VPS Sekarang


Kapan Pilih Dedicated Server?

Dedicated server adalah pilihan tepat jika kamu:

1. Butuh Performa Maksimal

  • Training model AI/ML dengan dataset besar
  • Database dengan query intensif
  • Aplikasi dengan traffic sangat tinggi

2. Memerlukan Isolasi Penuh

  • Data sensitif yang tidak boleh berbagi server
  • Compliance requirement tertentu
  • Sistem internal perusahaan

3. Workload Berat dan Konsisten

  • Proses yang berjalan 24/7 tanpa jeda
  • Komputasi yang membutuhkan resource stabil
  • Game server atau streaming

Dedicated Server di Dalang.io

FiturKeterangan
CPU8 - 44 Cores (16 - 88 Threads)
RAM32 GB - 768 GB DDR4
StorageHingga 8 unit HDD/SSD
RegionBANTEN-2 (95% SLA), BANTEN-1 (99.90%), JAKARTA-1 (99.99%)
IPPilihan No IP, IPv4, IPv6, atau dual-stack
HargaMulai Rp 2.000.000/bulan

Diskon kontrak panjang:

  • 3 bulan: 10% off
  • 6 bulan: 20% off
  • 12 bulan: 50% off

Konfigurasi Dedicated Server


Alternatif: App Hosting

Tunggu dulu. Apakah kamu benar-benar butuh VPS atau Dedicated Server?

Jika tujuanmu hanya deploy aplikasi dari GitHub, ada opsi yang lebih simpel: App Hosting.

Dengan App Hosting, kamu tidak perlu:

  • Setup server dari nol
  • Install dan konfigurasi web server
  • Manage infrastructure

Cukup hubungkan repository GitHub, dan aplikasimu langsung online dengan subdomain gratis.

Pelajari App Hosting


Studi Kasus: Memilih yang Tepat

Kasus 1: Rina - Mahasiswa Data Science

Kebutuhan: Training model machine learning untuk skripsi

Awalnya: Pakai VPS untuk eksperimen kecil. Cukup untuk dataset ratusan ribu baris.

Sekarang: Dataset berkembang jadi jutaan baris. VPS mulai kewalahan, training memakan waktu berjam-jam.

Solusi: Upgrade ke Dedicated Server dengan 128GB RAM. Training yang tadinya 6 jam jadi 45 menit.


Kasus 2: Budi - Founder Startup SaaS

Kebutuhan: Server untuk aplikasi B2B dengan ~500 pengguna aktif

Pilihan: VPS dengan spesifikasi menengah

Alasan: Traffic masih terprediksi, budget masih terbatas, dan bisa upgrade kapan saja jika user bertambah.


Kasus 3: PT. XYZ - Perusahaan Fintech

Kebutuhan: Database server untuk transaksi finansial

Pilihan: Dedicated Server di region JAKARTA-1 (99.99% SLA)

Alasan: Data sensitif, butuh isolasi penuh, dan tidak boleh ada downtime yang mengganggu operasional.


Ringkasan: Flowchart Keputusan

Apakah kamu hanya perlu deploy aplikasi dari GitHub?
├── Ya → App Hosting
└── Tidak
    │
    Apakah budget di bawah Rp 2 juta/bulan?
    ├── Ya → VPS
    └── Tidak
        │
        Apakah butuh performa maksimal / isolasi penuh?
        ├── Ya → Dedicated Server
        └── Tidak → VPS (spesifikasi tinggi)

Kesimpulan

VPS dan Dedicated Server bukan soal mana yang lebih baik - keduanya punya tempat masing-masing.

Pilih VPS jika…Pilih Dedicated jika…
Budget terbatasButuh performa maksimal
Project baru dimulaiWorkload sudah heavy
Butuh setup cepatButuh isolasi penuh
Traffic masih rendah-sedangData sensitif / compliance

Yang penting: mulai dari yang sesuai kebutuhan saat ini, dan upgrade ketika sudah waktunya.


Siap Memilih?

VPS - Setup instan, mulai dari spesifikasi kecil Buat VPS Sekarang

Dedicated Server - Performa maksimal, mulai Rp 2 juta/bulan Konfigurasi Baremetal

App Hosting - Deploy dari GitHub tanpa ribet Pelajari App Hosting

Butuh konsultasi? Hubungi tim kami di [email protected]