VPS vs Dedicated Server: Panduan Memilih Server yang Tepat
Bingung pilih VPS atau Dedicated Server? Panduan lengkap perbandingan keduanya - dari harga, performa, hingga kapan sebaiknya menggunakan masing-masing.

VPS atau Dedicated Server?
Pertanyaan ini sering muncul ketika kamu mulai serius membangun project digital - entah itu website, aplikasi, atau sistem untuk bisnis.
Jawaban singkatnya: tergantung kebutuhan dan budget.
Tapi mari kita bahas lebih dalam supaya kamu bisa memilih dengan yakin.
Memahami Perbedaan Dasarnya
VPS (Virtual Private Server)
VPS adalah server virtual yang berjalan di atas server fisik bersama pengguna lain. Masing-masing VPS terisolasi dan punya resource sendiri (CPU, RAM, storage).
Analoginya: Seperti tinggal di apartemen. Kamu punya unit sendiri dengan privasi, tapi masih berbagi gedung dengan penghuni lain.
Dedicated Server (Baremetal)
Dedicated server adalah server fisik yang 100% milikmu. Semua hardware - CPU, RAM, storage, network - hanya digunakan oleh kamu seorang.
Analoginya: Seperti punya rumah sendiri. Semua ruangan milikmu, bebas mau diapakan.
Perbandingan Langsung
| Aspek | VPS | Dedicated Server |
|---|---|---|
| Resource | Virtual, berbagi hardware | Fisik, 100% eksklusif |
| Performa | Stabil untuk beban normal | Maksimal untuk beban berat |
| Harga | Lebih terjangkau | Lebih mahal |
| Setup Time | Instan (menit) | 7-14 hari |
| Skalabilitas | Mudah upgrade | Perlu koordinasi |
| Kontrol | Root access | Full hardware access |
| Cocok untuk | Website, app, development | AI/ML, big data, enterprise |
Kapan Pilih VPS?
VPS adalah pilihan tepat jika kamu:
1. Baru Memulai Project
- Website atau blog
- Aplikasi dengan traffic rendah-sedang
- Environment development dan testing
2. Budget Terbatas
- Ingin server sendiri tanpa biaya besar
- Perlu resource yang bisa di-scale sesuai kebutuhan
3. Butuh Kemudahan
- Setup cepat tanpa menunggu
- Akses via web terminal langsung dari browser
- Tidak mau ribet konfigurasi hardware
VPS di Dalang.io
| Fitur | Keterangan |
|---|---|
| Akses | Web terminal langsung dari dashboard |
| Domain | Subdomain gratis (nama.svc.dalang.io) di port 80 |
| Custom Domain | Tersedia sebagai fitur tambahan |
| Spesifikasi | Pilih sendiri CPU, RAM, dan storage |
| Pembayaran | Pilih kontrak 1-12 bulan, bayar langsung |
Catatan: VPS Dalang.io menggunakan shared IP. Untuk akses SSH dari luar, bisa menggunakan tunnel tools (Tailscale, ZeroTier) atau membeli addon IP publik.
Kapan Pilih Dedicated Server?
Dedicated server adalah pilihan tepat jika kamu:
1. Butuh Performa Maksimal
- Training model AI/ML dengan dataset besar
- Database dengan query intensif
- Aplikasi dengan traffic sangat tinggi
2. Memerlukan Isolasi Penuh
- Data sensitif yang tidak boleh berbagi server
- Compliance requirement tertentu
- Sistem internal perusahaan
3. Workload Berat dan Konsisten
- Proses yang berjalan 24/7 tanpa jeda
- Komputasi yang membutuhkan resource stabil
- Game server atau streaming
Dedicated Server di Dalang.io
| Fitur | Keterangan |
|---|---|
| CPU | 8 - 44 Cores (16 - 88 Threads) |
| RAM | 32 GB - 768 GB DDR4 |
| Storage | Hingga 8 unit HDD/SSD |
| Region | BANTEN-2 (95% SLA), BANTEN-1 (99.90%), JAKARTA-1 (99.99%) |
| IP | Pilihan No IP, IPv4, IPv6, atau dual-stack |
| Harga | Mulai Rp 2.000.000/bulan |
Diskon kontrak panjang:
- 3 bulan: 10% off
- 6 bulan: 20% off
- 12 bulan: 50% off
Alternatif: App Hosting
Tunggu dulu. Apakah kamu benar-benar butuh VPS atau Dedicated Server?
Jika tujuanmu hanya deploy aplikasi dari GitHub, ada opsi yang lebih simpel: App Hosting.
Dengan App Hosting, kamu tidak perlu:
- Setup server dari nol
- Install dan konfigurasi web server
- Manage infrastructure
Cukup hubungkan repository GitHub, dan aplikasimu langsung online dengan subdomain gratis.
Studi Kasus: Memilih yang Tepat
Kasus 1: Rina - Mahasiswa Data Science
Kebutuhan: Training model machine learning untuk skripsi
Awalnya: Pakai VPS untuk eksperimen kecil. Cukup untuk dataset ratusan ribu baris.
Sekarang: Dataset berkembang jadi jutaan baris. VPS mulai kewalahan, training memakan waktu berjam-jam.
Solusi: Upgrade ke Dedicated Server dengan 128GB RAM. Training yang tadinya 6 jam jadi 45 menit.
Kasus 2: Budi - Founder Startup SaaS
Kebutuhan: Server untuk aplikasi B2B dengan ~500 pengguna aktif
Pilihan: VPS dengan spesifikasi menengah
Alasan: Traffic masih terprediksi, budget masih terbatas, dan bisa upgrade kapan saja jika user bertambah.
Kasus 3: PT. XYZ - Perusahaan Fintech
Kebutuhan: Database server untuk transaksi finansial
Pilihan: Dedicated Server di region JAKARTA-1 (99.99% SLA)
Alasan: Data sensitif, butuh isolasi penuh, dan tidak boleh ada downtime yang mengganggu operasional.
Ringkasan: Flowchart Keputusan
Apakah kamu hanya perlu deploy aplikasi dari GitHub?
โโโ Ya โ App Hosting
โโโ Tidak
โ
Apakah budget di bawah Rp 2 juta/bulan?
โโโ Ya โ VPS
โโโ Tidak
โ
Apakah butuh performa maksimal / isolasi penuh?
โโโ Ya โ Dedicated Server
โโโ Tidak โ VPS (spesifikasi tinggi) Kesimpulan
VPS dan Dedicated Server bukan soal mana yang lebih baik - keduanya punya tempat masing-masing.
| Pilih VPS jikaโฆ | Pilih Dedicated jikaโฆ |
|---|---|
| Budget terbatas | Butuh performa maksimal |
| Project baru dimulai | Workload sudah heavy |
| Butuh setup cepat | Butuh isolasi penuh |
| Traffic masih rendah-sedang | Data sensitif / compliance |
Yang penting: mulai dari yang sesuai kebutuhan saat ini, dan upgrade ketika sudah waktunya.
Siap Memilih?
VPS - Setup instan, mulai dari spesifikasi kecil Buat VPS Sekarang
Dedicated Server - Performa maksimal, mulai Rp 2 juta/bulan Konfigurasi Baremetal
App Hosting - Deploy dari GitHub tanpa ribet Pelajari App Hosting
Butuh konsultasi? Hubungi tim kami di [email protected]
